Reaksi Analisa Total Sulfur Untuk Produk Petroleum (ASTM D 1266)

1. Ringkasan

Sampel dibakar pada sistem tertutup, menggunakan lampu yang sesuai dan komposisi atmosfer buatan terdiri dari 70% CO dan 30% O2 untuk menghalangi formasi NO2. SO2 diabsorb dan dioksidasi menjadi H2SO4 dengan bantuan larutan H2O2 kemudian dibilas dengan udara untuk menghilangkan CO2 terlarut. Sulfur sebagai SO42- dalam absorben ditentukan dengan titrasi keasaman dengan larutan standar NaOH atau gravimetri dengan mengendapkannya sebagai BaSO4.

Metode (prosedur pembakaran langsung ) ini hanya untuk analisa sampel  seperti gasoline, kerosine, nafta atau cairan lain yang dapat terbakar secara sempurna dalam sumbu lampu.

2. Reaksi

S + O2 –> SO2

SO2 + H2O2 –> H2SO4 (Terjadi reaksi redoks)

SO2 + 2H2O <—> 4H+ + SO42- + 2e

H2O2 + 2H+ + 2e <—> 2H2O

————————————————-

SO2 + H2O2 <—> H2SO4

H2SO4 + NaOH –> Na2SO4 + H2O

atau

SO42- + Ba2+ –> BaSO4

3. Daftar Pustaka

1. Skoog. Fundamental of Analytical Chemistry Eighth Edition

2. ASTM D 1266

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s