Perbedaan NO3-N/L dan NO3/L

Dalam analisa kita harus perhatian terhadap satuan yang digunakan dan perhatikan dengan cermat satuan baku mutu yang terdapat dalam peraturan yang dipergunakan. Sehingga kita tidak salah dalam melaporkan. Sebagai contoh adalah nitrat. Bisa dinyatakan sebagai  NO3-N/L atau NO3/L. Satuan yang pertama menyatakan bobot nitrogen didalam sampel yang mengandung anion nitrate (NO3), satuan ini tidak memasukkan bobot atom oksigen yang terdapat pada anion nitrate.  Satuan yang kedua baru memasukkan bobot oksigen didalamnya. Mengubah dari satuan pertama dan satuan kedua hanya masalah bobot molekul. Sebagai contoh sebagai berikut :

Diketahui sampel air mengandung 33 ppm NO3/L . Bagaimana mengubahnya menjadi NO3-N/L agar bisa dibandingkan dengan baku mutu ?

33 ppm = 33 mg/L = 33 X 10-3 g/L

Mol NO3 dalam 1 L sampel  = Bobot NO3 dalam 1 L sampel /BM NO3 = (33 X 10-3 g/L) / 62,0 g/mol = 0,53 X 10-3 mol /L atau 0,53 mmol/L

Standar air minum tidak berdasar konsentrasi NO3 tapi dalam konsentrasi nitrogen dalam bentuk NO3 (kadar nitrogen sebagai nitrat). Karena 1 anion NO3 mengandung 1 atom nitrogen dan 3 atom oksigen, sehingga 1 mol NO3 akan mengandung 1 mol N dan 3 mol O.

Sehingga  0,53 mmol/L NO3 mengandung 0,53 mmol/L N

0,53 X 10-3 mol N/L X 14 g N/mol = 7,4 X 10-3 g NO3-N/L.

Cara singkatnya sebagai berikut :

Konsentrasi NO3-N = Konsentrasi NO3 X (BM Nitrogen / BM NO3)  

Daftar Pustaka

Eugene R. Weiner. Application of Environmental Aquatic Chemistry. A Practical Guide. Third edition. CRC Press

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s