Reaksi uji kalsium (Ca) dengan metode titrimetri EDTA

Analisa kalsium (Ca) selain dengan metode AAS dapat juga dilakukan dengan metode titrimetri yaitu titrimetri EDTA menggunakan Na2-EDTA.2H2O (Disodium ethylenediaminetetraacetate dihydrate).

Na2EDTA

Gambar 1. Struktur Kimia Na2-EDTA.2H2O (Disodium ethylenediaminetetraacetate dihydrate)

Reaksi titrimetri Ca dengan EDTA sangat dipengaruhi factor pH. Kondisi ini akan membuat EDTA hanya bereaksi dengan Ca dan tidak dengan logam lain.

EDTA1

Sampel yang mengandung Kalsium dibuat pH-nya menjadi 12-13. Pada kondisi ini, Mg akan mengendap sebagai magnesium hidroksida (Mg(OH)2). Selain itu,  gangguan dari logam-logam lain bisa terjadi jika konsentrasi ion-ion berikut ini :

Cu2+     > 2 mg/L                      Zn2+      > 5 mg/L

Fe2+      > 20 mg/L                    Pb2+      > 5 mg/L

Fe3+      > 20 mg/L                    Al3+      > 5 mg/L

Mn2+    > 10 mg/L                    Sn4+      > 5 mg/L

Akan mengganggu pengujian. Ortofosfat akan mengendapkan kalsium pada pH 12 sampai dengan 13. Strontium dan Barium akan mengganggu pengujian ini, jika alkanitas contoh uji lebih besar dari 300 mg/L dapat menyebabkan warna titik akhir titrasi tidak jelas

Reaksi yang terjadi selama analisa sebagai berikut :

1. Standarisasi EDTA dengan CaCO3 Menggunakan Indikator Eriochrome Black T (EBT = C20H12N3NaO7S)

EBT

Gambar 2. Struktur Kimia Erichrome Black T

CaCO3 + HCl –> CaCl2 + CO2 + H2O

Ca-EBT            +          EDTA4-                        –>       CaEDTA2-         +          EBT

merah keunguan                                                                                             biru.

2. Sampel mengandung Kalsium ditambah indicator Mureksid

 Mureksid

Gambar 3. Struktur Kimia Mureksid

3. Titrasi dengan EDTA

EDTA4-   +          Ca-Mureksid       –>       CaEDTA2-         +          Mureksid

merah muda                                                             Ungu.

Pada awalnya indikator mureksid bereaksi dengan ion kalsium sehingga larutan berwarna merah muda. Pada titik akhir titrasi dengan EDTA, indikator akan lepas kembali dan larutan menjadi berwarna ungu.

Daftar Pustaka

SNI 06-6989.13-2004. Air dan air limbah –Bagian 13: Cara uji kalsium (Ca) dengan metode titrimetri

http://www.uclmail.net/users/dn.cash/EDTA2.pdf

http://www.sigmaaldrich.com

http://dailychem.blogspot.com/

http://genchem.rutgers.edu/edtaeq.html

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s