Daftar Peraturan Perundang-undangan di Bidang Lingkungan Hidup tentang Pengendalian Pencemaran Udara

  1. Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 1999 tentang Pengendalian Pencemaran Udara
  2. Keputusan MENLH Nomor KEP-13/MENLH/03/1995 tentang Baku Mutu Emisi Sumber Tidak Bergerak
  3. Keputusan MENLH Nomor KEP-48/MENLH/11/1996 tentang Baku Tingkat Kebisingan
  4. Keputusan MENLH Nomor KEP-49/MENLH/11/1996 tentang Baku Tingkat Getaran
  5. Keputusan MENLH Nomor KEP-50/MENLH/11/1996 tentang Baku Tingkat Kebauan
  6. Keputusan Kepala Bapedal Nomor KEP-205/BAPEDAL/07/1996 tentang Pedoman Teknis Pengendalian Pencemaran Udara Sumber Tidak Bergerak
  7. Keputusan MENLH Nomor KEP-45/MENLH/10/1997 tentang Indeks Standar Pencemar Udara
  8. Keputusan Kepala Bapedal Nomor KEP-107/BAPEDAL/11/1997 tentang Pedoman Teknis Perhitungan dan Pelaporan Serta Informasi Indeks Standar Pencemar Udara
  9. Peraturan MENLH Nomor 05 Tahun 2006 tentang Ambang Batas Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor Lama
  10. Peraturan MENLH Nomor 07 Tahun 2007 tentang Baku Mutu Emisi Sumber Tidak Bergerak Bagi Ketel Uap
  11. Peraturan MENLH Nomor 17 Tahun 2008 tentang Baku Mutu Emisi Sumber Tidak Bergerak Bagi Usaha dan/atau Kegiatan Industri Keramik
  12. Peraturan MENLH Nomor 18 Tahun 2008 Baku Mutu Emisi Sumber Tidak Bergerak Bagi Usaha dan/atau Kegiatan Industri Carbon Black
  13. Peraturan MENLH Nomor 21 Tahun 2008 tentang Baku Mutu Emisi Sumber Tidak Bergerak Bagi Usaha dan/atau Kegiatan Pembangkit Tenaga Listrik Termal
  14. Peraturan MENLH Nomor 04 Tahun 2009 tentang Ambang Batas Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor Tipe Baru
  15. Peraturan MENLH Nomor 07 Tahun 2009 tentang Ambang Batas Kebisingan Kendaraan Bermotor Tipe Baru
  16. Peraturan MENLH Nomor 13 Tahun 2009 tentang Baku Mutu Emisi Sumber Tidak Bergerak Bagi Usaha dan/atau Kegiatan Minyak dan Gas Bumi
  17. Peraturan MENLH Nomor 12 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Pengendalian Pencemaran Udara di Daerah
  18. Peraturan MENLH Nomor 35 Tahun 2009 tentang Pengelolaan Halon
  19. Peraturan MENLH Nomor 04 Tahun 2011 tentang Standar Kompetensi dan Sertifikasi Kompetensi Penanggung Jawab Pengendalian Pencemaran Udara
  20. Peraturan MENLH Nomor 07 Tahun 2012 tentang Pengelolaan Emisi Sumber Tidak Bergerak Bagi Usaha dan/atau Kegiatan Industri Rayon
  21. Peraturan MENLH Nomor 10 Tahun 2012 tentang Baku Mutu Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor Tipe Baru Kategori L3
  22. Peraturan MENLH Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pedoman Penghitungan Beban Emisi Kegiatan Industri Minyak dan Gas Bumi
  23. Peraturan MENLH Nomor 23 Tahun 2012 tentang Perubahan Atas Peraturan MENLH Nomor 10 Tahun 2012 tentang Baku Mutu Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor Tipe Baru Kategori L3

Kalau mau download softcopy peraturan di atas bisa mampir ke http://puu-pi.menlh.go.id

Sumber

Publikasi Asdep Urusan Pengembangan Peraturan Perundang-undangan dan Perjanjian Internasional Deputi V MENLH Bidang Penaatan Lingkungan KemenLH

Ambient Air Monitoring and Emissions Measurement

Pertama kali dengan kata udara ambien dan udara emisi pas masuk kelompok teknologi lingkungan. Saat itu aku pikir sama aza (ambien dan emisi). Ternyata beda jauh banget. Coba-coba pelajari soal udara (terutama udara ambien) dan bisa mengerti sebagian kecil sehingga bisa ada yang ditulis di blog ini. Tetapi masih banyak yang harus dipelajari terutama udara emisi. Walaupun sudah mengerti tapi kalau ditanya definisi bingung juga. Coba searching di epa, dapat juga definisinya yaitu :

Ambient Monitoring is the systematic, long-term assessment of pollutant levels by measuring the quantity and types of certain pollutants in the surrounding, outdoor air.

Emissions Measurement is the process of monitoring particulate and gaseous emissions from a specific source.

daftar pustaka

http://www.epa.gov

Analisa Kadar Nitrogen dioksida (NO2) di Udara Ambien dengan Test Kit Merck Nitrite Test

Kalau sudah pernah analisa kadar nitrogen dioksida (NO2) dengan SNI 19-7119.2-2005 pasti tahu banyaknya persiapan yang dilakukan untuk analisa ini. Dari pembuatan larutan penjerab, larutan standar nitrit untuk pembuatan kurva kalibrasi , pengambilan contoh dan pengujian contoh uji dengan spektrofotometer.  Banyak yang dilakukan dan dibutuhkan ketelitian tiap langkahnya.

Di laboratoriumku ada spektrofotometer merck yang biasanya digunakan untuk analisa air dengan test kit-nya merck. Beberapa tahun lalu pernah juga untuk analisa udara ambien dengan metode SNI dan tidak memuaskan hasilnya. Bukan salah bahan kimia atau peralatan spektrofotometernya tapi lebih kurangnya pengalaman analisnya. So kalau analisanya pake test kit khan bisa dikurangi kesalahan analisnya. Sempat terpikir bisa engga test kit dari merck ini dibuat untuk analisa udara ambien ? Hal ini ditanyakan juga ke teknisi merck yang datang ke laboratorium. Setelah beberapa waktu ternyata jawabnya bisa dilakukan tapi syarat-syarat tertentu dan tidak untuk semua parameter uji udara ambien. Syarat utama disini adalah metode yang digunakan sama.

Sebagai contoh adalah analisa kadar nitrogen dioksida (NO2) dengan Test Kit Merck Nitrite. Coba kita lihat prinsip analisa di masing-masing metode.

1. Analisa kadar nitrogen dioksida (NO2) dengan SNI 19-7119.2-2005

Gas nitrogen dioksida dijerap dalam larutan Griess Saltzman sehingga membentuk suatu senyawa azo dye berwarna merah mudah yang stabil setelah 15 menit. Konsentrasi larutan ditentukan dengan spektrofotometri pada panjang gelombang 550 nm.

2. Test Kit Merck Nitrite Test

In acidic solution nitrite ions react with sulfanilic acid to form a diazonium salt, which in turn reacts with N-(1-naphthyl)ethylenediamine dihydrochloride to form a red-violet azo dye. This dye is determined photometrically. The method is analogous to EPA 354.1, APHA 4500-NO2- B, and DIN EN 26 777 D10.

Kalau dilihat prinsipnya kedua analisa tersebut sama. Sebagai info, larutan Griess Saltzman terdiri dari asam sulfanilat, asam asetat glasial,  N-(1-naftil)etilendiamin dihidroklorida dan aseton. Prinsipnya sudah sama berarti bisa dicoba khan. Teknisi merck tersebut sudah pernah mencobanya di suatu instansi dan hasilnya bagus. Menurut pendapatku, walaupun hasilnya bagus tetap harus ada validasi disini. Pembuktian lebih lanjut dan membuatnya lebih terpercaya. Oh yach satu lagi di SNI 19-7119.2-2005 yang dibuat adalah kurva kalibrasi nitrit.

Rencana ke depannya, laboratoriumku akan memcoba hal tersebut di atas. Kalau berhasil akan sangat membantu analis di tempatku dan mempercepat analisa. Ada parameter uji udara ambien lain selain NO2 yang juga dapat menggunakan test kit merck. Infonya menyusul yach. Selamat memcoba dan mari kita berdiskusi bagi yang pernah melakukan.

Daftar Pustaka

1. SNI 19-7119.2-2005 Udara Ambien – Bagian 2 : Cara Uji Kadar Nitrogen (NO2) dengan metode Griess Saltzman menggunakan Spektrofotometer

2. Spectroquant Nitrite Test. 1.14776.0001 / 1.14776.0002. http://www.merckmillipore.com

Analisa SO2 dengan Metode Pararosanilin

Analisa ini digunakan untuk SO2 di udara ambien. Udara ambien adalah udara bebas dipermukaan bumi pada lapisan troposfir yang dibutuhkan dan mempengaruhi kesehatan manusia, mahluk hidup dan unsur lingkungan hidup lainnya.

Prinsip metode ini :

  • Gas SO2 diserap dalam larutan penjerap tetrakloromerkurat membentuk senyawa kompleks diklorosulfonatomerkurat.

    HgCl42- + SO2 + H2O –> HgCl2SO32- + 2H+ + 2Cl

  • Dengan menambahkan larutan pararosanilin dan formaldehida, kedalam senyawa diklorosulfonatomerkurat maka terbentuk pararosanilin metil sulfonat yang berwarna ungu. Konsentrasi larutan di ukur pada panjang gelombang 550 nm.

    HCHO + SO2 + H2O –> HOCH2SO3H

    Daftar Pustaka

  • SNI 19-7119.7-2005

  • Stanley E. Manahan. Environmental Chemistry. 8 Ed. CRC Press