Sulfida (S2-) dan Hidrogen Sulfida (H2S)

Hidrogen sulfida (ditulis H2S(aq) atau H2S(g), tergantung dalam bentuk terlarut atau gas)cukup terlarut air, gas tidak berwarna dengan bau yang tidak menyenangkan khas telur busuk. Dalam air, terbentuk dalam dua langkah reaksi ketika anion sulfida (S2-) bereaksi secara reversibel dengan air untuk membentuk anion hidrosulfida (HS) dan H2S(aq)  terlarut (persamaan 1 dan 2)

S2- + H2O <-> HS + OH                     (1)

HS + H2O <-> H2S(aq) + OH               (2)

Dalam air yang kontak dengan udara, beberapa H2S(aq) terlarut akan terpartisi dengan udara sebagai H2S(gas).

Persamaan 3 adalah keseluruhan reaksi reversible sulfida dengan  air, ditulis hanya spesies sulfidanya.

S2- <-> HS <-> H2S(aq) <-> H2S(gas)     (3)

S2- dan HS terlarut, anion non volatile  tanpa bau. H2S(aq)  adalah gas terlarut (solubility = 4000 mg/L pada 20oC) yang dapat memberikan rasa apek atau seperti rawa pada air dengan konsentrasi kurang dari 1 mg/L. Bau air dengan minimal 0,5 mg/L hidrogen sulfida terdeteksi seperti bau saluran pembuangan oleh kebanyakan orang. Pada konsentrasi 1-2 ppm, hydrogen sulfida terlarut memberi bau telur busuk yang kuat di air dan membuat air korosif terhadap logam dan semen. Secara umum, beberapa deteksi hydrogen terlarut baik dengan rasa dan bau telur busuk membuat air tidak layak dikonsumsi meskipun masih dibawah level beracun yang berbahaya. Analisis , tiga spesies sulfur terlarut, S2-, HS, dan H2S(aq) secara keseluruhan disebut total sulfida atau sulfida.

Pada kesetimbangan, distribusi diantara spesies sulfur terlarut (S2-, HS, dan H2S(aq)) di air tergantung terutama pada pH dan sedikit pada temperatur . Proporsi gas hidrogen sulfida terlarut meningkat dengan penurunan pH, dimana pH air kurang dari 7,5, potensi untuk membentuk H2S(gas) meningkat.

  • Pada <pH 5, sedikitnya 99 % sulfida terlarut dalam bentuk H2S(aq), bentuk unionized.
  • Pada pH 7, sulfida terlarut dalam bentuk 50 % HS dan 50% H2S(aq)
  • Pada pH 9, sekitar 99 % dalam bentuk HS.
  • S2- menjadi terukur di atas pH 10.

Daftar Pustaka

Eugene R. Weiner. Application of Environmental Aquatic Chemistry. A Practical Guide. Third edition. CRC Press

SNI Kualitas Air (Bagian 2)

B. SNI Air Laut

No. Nomor SNI Judul Ruang Lingkup
1. SNI 19-6964.1-2003 Kualitas air laut – Bagian 1: Cara uji nitrit (NO2-N) dalam air laut dengan sulfanilamid secara spektrofotometri Standar ini digunakan utuk cara penentuan nitrit (NO2–N) dengan sulfanilamit secara spektrofotometri pada kisaran kadar nitrit NO2-N 0,002 mg/I – 1000 mg/I.

Standar ini digunakan untuk contoh uji air laut yang tidak berwarna.

2. SNI 19-6964.2-2003 Kualitas air laut – Bagian 2: Cara uji merkuri (Hg) dalam air laut secara cold vapour dengan spektrofotometer serapan atom atau mercury analyzer Standar ini digunakan untuk penentuan merkuri (Hg) dalam air laut secara cold vapour dengan spektrofotometer serapan atom mercury analyzer padakisaran kadar 0,0 μg/I – 10 μg/I.
3. SNI 19-6964.3-2003 Kualitas air laut – Bagian 3: Cara uji amonia (NH3-N) dalam air laut dengan biru indofenol secara spektrofotometri Standar ini digunakan untuk penentuan amonia (NH3-N) dalam air laut dengan biru indofenol secara spektrofotometri pada kisaran kadar 0,05 mg/I – 2,00 mg/I .

Standar ini digunakan untuk contoh uji air laut yang tidak berwarna.

4. SNI 19-6964.4-2003 Kualitas air laut – Bagian 4: Cara uji sulfida (S=) dalam air laut dengan biru metilen secara spektrofotometri Standar ini digunakan untuk penentuan sulfida, S= dalam air laut dengan biru metilen secara spektrofotometri dengan kisaran kadar 0,03mg/I – 0,80mg/I.

Standar ini digunakan untuk contoh uji air laut tidak berwarna.

5. SNI 19-6964.5-2003 Kualitas air laut – Bagian 5: Cara uji sulfat (SO4=) dalam air laut dengan gravimetri Standar ini digunakan untuk penentuan sulfat, SO4= dalam air laut dengan gravimetri.
6. SNI 19-6964.6-2003 Kualitas air laut – Bagian 6: Cara uji total sianida (CN-) dalam air laut dengan 4-piridin asam karboksilat-pirazolon secara spektrofotometri Standar ini digunakan untuk penentuan total sianida ( CN) dalam air laut dengan 4-piridin asam karboksilat-pirazolon secara spektrofotometri pada kisaran kadar 0,005 mg/I – 0,180mg/I
7. SNI 19-6964.7-2003 Kualitas air laut – Bagian 7: Cara uji nitrat (NO3-N) dalam air laut dengan reduksi kadmium secara spektrofotometri Standar ini digunakan untuk penentuan nitrat, NO3-N dalam air laut dengan reduksi kadmium secara spektrofotometri pada kisaran kadar 0,05mg/I – 1,00mg/I.

Standar ini digunakan untuk contoh uji air laut yang tidak berwarna