Orthophosphate

Struktur orthophosphate diperlihatkan gambar 1. Satu atom phosphorus mengikat empat atom oksigen.

Gambar 1. Struktur Orthophosphate

Orthophosphate sering disebut “phosphate” dan “reactive phosphorus” karena sangat mudah membuat ikatan dengan elemen positif  dan senyawa lainnya akibat memiliki tiga “ekstra” electron yang dapat berikatan kuat dengan proton.

Metode untuk analisa orthophosphate  diantara menggunakan metode kolorimetri yaitu :

  • Metode Asam Askorbat /”biru”
  • Metode Molybdovanadate/”kuning”

Kedua metode tersebut mereaksikan orthophosphate dengan molybdate dalam suasana asam tapi berbeda bagaimana mereka membentuk senyawa akhir, yang membentuk warna biru atau kuning. Perlu menjadi perhatian dari penggunaan metode-metode ini, beberapa condesensed phosphate dapat juga terukur. Karena keasaman kimia, beberapa particulate orthophosphate dapat terdeteksi jika sampel tidak disaring terlebih dahulu dengan 0,45 mikron. Untuk mengukur semua particulate orthophosphate lebih baik menggunakan analisa total phosphorus yang menggabungkan digestion yang keras untuk mengonversi sebagian besar particulate phosphate ke phosphate terlarut.

Daftar Pustaka

https://www.hach.com/asset-get.download.jsa?id=50989301315

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s