Contoh 2 Uji F Satu Arah

Pertanyaan :

Sebuah laboratorium ingin menggunakan metode Biuret untuk analisis protein sebagai alternatif dari metode kjeldahl yang selama ini sudah rutin dikerjakan laboratorium. Maka dilakukan percobaan penentuan protein menggunakan kedua metode di atas. Hasil yang diperoleh sbb

Contoh Uji F WP1

Apakah metode biuret yang diajukan lebih presisi dibandingkan metode kjeldahl ?

Jawaban :

Perlu diuji apakah standar deviasi dari metode biuret tersebut lebih kecil daripada metode kjeldahl dengan uji-F satu arah karena yang ditanyakan adalah apakah metode biuret presisinya lebih baik dibanding metode kjeldahl.

  • Hipotesa

H0 = presisi metode biuret = metode kjeldahl (s2biuret=s2kjeldahl)

H1 = presisi metode biuret lebih baik dibanding metode kjeldahl (s2biuret < s2kjeldahl)

  • Kriteria Uji :

Tolak H0 jika Fhitung ≥ Fα (db1; db2) atau Ftabel

Fhitung = (0,0437)2 / (0,0373)2  = 1,373

Ftabel (satu arah, db1&2=5) = 5,050 pada tingkat kepercayaan 95 %

  • Jadi Fhitung < Ftabel
  • Kesimpulan

Terima H0, presisi metode biuret sama dengan metode kjeldahl  pada tingkat kepercayaan 95 %

Daftar Pustaka

Modul “Kursus Pengolahan Data Hasil Validasi Metode Analisis Kimia” Bandung 19 – 23 Juni 2006 RCChem Learning Centre

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s