Dalam Menulis, Disitu Kadang Saya Merasa Ingin Menangis

ngaji di Nottingham

Seperti kehidupan kita pada umumnya, dalam kehidupan mahasiswa PhD juga ada pasang surut nya. Ada jatuh bangun nya. Jika pasang-surut, dan jatuh-bangun adalah sesuatu yang wajar, tak perlu larut dalam kesedihan ketika kita merasa jatuh. Hanya satu yang perlu kita lakukan: Terus Berjalan – A Random Thought.

buku_tua ILustrasi : Karya Ilmiah dalam Tulisan Tangan di Museum Of Science and Industry (MOSI), Manchester, UK, 2013

Kawan, Alhamdulilah, pelayaran panjang PhD yang penuh gempuran ombak dan badai ini semakin kian menepi. Kelap kelip lampu mercuar itu semakin jelas terlihat, pertanda dermaga pemberhentian semakin dekat di hadapan. Aku semakin yakin, biidznillah, dengan seijin Allah, bahwa aku akan mampu menggapai tempat bersandar perahu PhD ku ini, sebentar lagi.

Setelah jatuh bangun (eit, jadi ingat lagunya biduan dangdut, Tante Kristina) berjibaku dengan ‘the big problem’ riset, tibalah saya pada kursi pesakitan berikutnya, yaitu menulis. Aih, apa susahnya dengan menulis? Anak kelas 1 SD…

Lihat pos aslinya 534 kata lagi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s