Ekstraksi Sampel Tanah untuk Analisa Total Petroleum Hydrocarbon

Metode ekstraksi tanah yang umumnya digunakan sebagai berikut :

  • Untuk volatile

–          Purge and Trap

Senyawa volatile (missal BTEX dan gasoline) dapat diekstrak dengan pelarut dari tanah. EPA method 5035, analisis purge and trap, ekstraksi spesifik methanol dilakukan dengan mengocok secara mekanik tanah dengan methanol. Sebagian dari ekstrak metanol ditambahkan ke a purge vessel dan dilarutkan dalam reagent grade water. Ekstrak kemudian di purge seperti sampel air.

–          Headspace

Sampel tanah diletakkan dalam vial headspace dan dipanaskan. Garam dapat ditambahkan untuk meningkatkan efisiensi mengerakkan senyawa volatile dari sampel ke headspace tempat sampel.

  • Untuk semi volatile

–          Shaking or vortexing ( dapat juga untuk volatile)

Metode paling mudah untuk memisahkan senyawa semi volatile dari tanah menggunakan  shake or vortex (vigorous mechanical stirring) tanah dengan pelarut. Penambahan desiccant ke campuran tanah/pelarut dapat membantu memecah tanah dan meningkatkan luas permukaan. Ekstrak dapat langsung di analisa. Efisiensi ekstraksi bervariasi tergantung tipe tanah.

–          Soxhlet

Pelarut dipanaskan dan direfluks melewati sampel tanah secara kontinu selama 16-24 jam atau semalaman. Metode ini akan menghasilkan volume ekstrak yang banyak untuk dipekatkan. Sehingga metode ini lebih cocok untuk semi volatile dibanding volatile.

–          Sonication

Sonication menggunakan gelombang suara untuk meningkatkan transfer analit dari sampel ke pelarut. Metode ini lebih cepat dibandingkan soxhlet dan membutuhkan pelarut yang lebih sedikit.

–          Supercritical fluid

Metode ini meliputi memanaskan dan menekan fase bergerak untuk parameter supercritical (memiliki sifat gas dan cairan). Cairan supercritical melewati sampel tanah dan analit di pekatkan di sorbent atau trapped cryogenically. Analit dielusi dengan pelarut dan dianalisa dengan teknik konvensional. CO2 adalah fase bergerak paling sering digunakan.

–          Subcritical fluid

Metode ini menggunakan pelarut konvensional seperti methylene chloride yang dipanaskan dan ditekan, kemudian melewati sampel tanah ( metode ini bisa digunakan juga untuk sludge dan sediment). Pelarut untuk metode ini lebih sedikit digunakan dibandingkan konvensional ekstraksi.

Daftar Pustaka

Total Petroleum Hydrocarbon Criteria Working Groups Series. Volume 1. Analysis of Petroleum Hydrocarbons in Environmental Media. March 1998. Amherst Scientific Publishers.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s