Fenol

Fenol diproduksi sebagai limbah kilang minyak, pabrik kokas, dan dalam beberapa pabrik kimia. Perairan alami biasanya mengandung kurang dari 1 µg/L, tetapi konsentrasi sampai dengan 20 µg/L terjadi di beberapa daerah. Tingkat konsentrasi 10 sampai 100 µg/L fenol dapat dideteksi dengan rasa dan bau.

Analisa fenol dapat menggunakan SNI 06-6989.21-2004. Metode ini digunakan untuk penentuan kadar fenol dalam air dan air limbah menggunakan aminoantipirin dengan alat spektrofotometer. Kadar fenol yang di ukur antara 0,005 mg/L sampai dengan 0,1 mg/L menggunakan panjang gelombang 460 nm dan untuk kadar fenol lebih besar dari 0,1 mg/L menggunakan panjang gelombang 500 nm.

Prinsip metode ini adalah semua fenol dalam air akan bereaksi dengan 4-aminoantipirin pada pH 7,9 ± 0,1 dalam suasana larutan kalium ferri sianida akan membentuk warna merah kecoklatan dari antipirin. Warna yang terbentuk diukur absorbansinya pada panjang gelombang 460 nm atau 500 nm.

Reaksi kimia yang terjadi sebagai berikut :

Fenol

Daftar Pustaka

  1. www.hach.com
  2. SNI 06-6989.21-2004. Air dan air limbah – Bagian 21: Cara uji kadar fenol secara Spektrofotometri

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s