Audit Internal

Hari ini di tempat kerja dilakukan audit internal untuk ISO 9001 dan ISO/IEC 17025:2008. Kali ini kebagian tugas jadi auditor internal untuk ISO/IEC 17025:2008 karena bulan lalu sudah ikut workshop audit internal. Ini adalah pengalaman pertama dan masih banyak yang harus dipelajari. Disini saya ingin berbagi pengalaman jadi auditor internal. Mungkin sedikit membosankan dan kalau engga suka boleh tidak meneruskan membacanya🙂

Beberapa tahun yang lalu saat menjadi analis pernah juga sebagai auditee (orang yang diaudit) sehingga bisa merasakan ketemu beberapa auditor internal. Jadi bisa lihat cara kerja auditor tersebut. Kalau dia pengalaman di laboratorium akan lebih berbobot pertanyaannya dan mengarah soal teknis tapi kalau tidak kemungkinan akan dikejar ke arah manajemennya. Di ISO/IEC 17025:2008 terbagi dua yaitu Bab 4 tentang manajemen (formulir, dokumen dll) dan Bab 5 untuk hal teknis (personil, jaminan mutu hasil analis dll). Jadi auditee cukup mudah, tinggal ikutin aza pertanyaan auditor. Tunjukkan apa yang diminta auditor. Yang engga diminta yach jangan diberikan. Kalau engga bisa yach jadi temuan. Engga masalah, itu khan untuk perbaikan kedepan.

Sekarang merasakan jadi auditor internal untuk laboratorium pengujian sifat fisika. Dibilang menguasai pengujian ini juga engga. Tapi bisa dipelajari khan ? Berhubung dulu pernah jadi analis di laboratorium pengujian sifat kimia yang lebih kompleks pengujiannya tentu yang ini lebih mudah. Laboratorium ini tentu akan melakukan hal yang sama khan untuk pengujiannya dan lebih simpel. Harusnya😉 . Pertanyaan juga sudah ada panduannya. Tinggal membuatnya jadi pertanyaan yang berkelanjutan🙂.

Pertanyaan mulai dari Personil hingga hasil yang keluar yang berbentuk LHU. Auditee yang ditemui juga kooperatif. Mereka menunjukkan dokumen-dokumen yang diminta. Sebagai auditor yach mengeceknya. Hasilnya ada beberapa temuan dan sepertinya engga ada temuan major (pastinya baru tahu besok soalnya baru besok direkapnya🙂. Ada juga auditee yang menurutku engga baik. Mungkin itu sifatnya jadi jangan dibawa ke hati yach auditor🙂. Sebagai pelajaran buat diri sendiri, kalau besok jadi auditee jangan bersikap seperti dirinya. Hormati auditor sebagai tamumu meskipun kamu  jabatannya tinggi atau kamu orang yang lebih senior.

Besok akan direkap dan dikonfirmasi dengan auditee. Auditee mau terima atau tidak temuan ini. Bagian ini akan berjalan alot. Mudah2an engga lama🙂. Pengalaman pertama dan mungkin berlanjut lagi jadi auditornya. Aku harap sich engga. Menurutku tanggung jawab sebagai auditor itu berat. Tapi kalau diamanahkan lagi yach akan dikerjakan dengan baik. Ke depannya aku akan buat tulisan yang berhubungan dengan ISO/IEC 17025:2008. Jangan bosan membacanya🙂

nb

Pas audit kemaren ternyata ada auditee yang tahu soal blogku ini🙂 (28/06/13)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s