Bioremediasi (Bagian 2)

Evaluasi kinerja pengolahan

  1. Keberhasilan proses pengolahan secara biologis dalam menurunkan kadar TPH/ oil content sampai memenuhi criteria yang dipersyaratkan dievaluasi untuk melihat efektifitas penguraian limbah minyak bumi secara biologis dengan ketentuan waktu maksimum pengolahan adalah 8 (delapan) bulan.
  2. Jika  proses  pengolahan memakan waktu  lebih  dari  8  (delapan)  bulan, maka evaluasi ulang dilakukan untuk meningkatkan kinerja proses pengolahannya.

KRITERIA HASIL AKHIR PENGOLAHAN

Selama proses pengolahan secara biologis ini dilakukan, maka beberapa parameter dianalisis dengan

ketentuan sebagai berikut :

  1. Analisis limbah :

a. Analisis Kimia

Parameter

b. Analisis pendukung

–          Analisis terhadap produk hasil penguraian limbah minyak bumi (TPH) akibat kegiatan mikrobiologis  dapat  dilakukan  untuk melihat  komponen  dan  konsentrasi  senyawa hidrokarbon, seperti senyawa yang terdapat di dalam kelompok C6-C15.

–          Analisis  terhadap parameter yang berhubungan dengan proses mikrobiologis dapat dilakukan sebagai data pendukung untuk efektifnya pengolahan, diantaranya adalah penghitungan  jumlah  total bakteri, biomassa unsure  karbon, pengukuran  respirasi, fiksasi nitrogen dan lain-lain.

2. Analisis sampel air tanah dari sumur pantau

Sampel air tanah diambil dari sumur pantau yang dipasang secara representatif di daerah hulu dan hilir minimum pada saat awal operasi, selama proses dan akhir operasi. Parameter yang diukur adalah pH dan Electrical conductivity (EC) yang diukur minimum 2 minggu sekali serta analisis konsentrasi TPH minimum 3 (tiga) bulan sekali.

3. Analisis sampel tanah

Pada  kondisi  air  tanah dalam  (> 50 m), maka  cukup  sample  tanah  yang dianalisis untuk konsentrasi TPH dengan pengambilan sample tanaha pada kedalaman 2 m di bawah lapisan paling dasar unit pengolahan minimum 1 (satu) bulan sekali.

4. Analisis sample air lindi

Analisis sample air luapan atau lindi yang dibuang ke lingkungan diperlukan sebagai limbah cair mengacu kepada KepMen LH No. 42/1996 jo. KepMen LH No. 09/1997 (baku mutu limbah cair bagi kegiatan minyak, gas dan panas bumi) minimum 1 (satu) bulan sekali.

bersambung

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s