Nutrien dan Bau

Nitrogen (N), Phosfor (P) dan Sulfur (S) adalah tiga nutrien yang menjadi perhatian lingkungan karena kenaikkan konsentrasinya di lingkungan air. Konsentrasi yang berlebih dari  nitrogen  dan phosfor karena mereka adalah nutrien menyebabkan algal bloom ( peningkatan pesat populasi alga dalam sistem perairan), eutrophication (pengayaan ekosistem dengan nutrisi kimia, biasanya senyawa yang mengandung nitrogen, fosfor, atau keduanya) dan berkurangnya oksigen terlarut (DO).

hab

Gbr.1 Algal Bloom (http://oceanservice.noaa.gov/hazards/hab/)

article-1207817-061E6886000005DC-78_964x636

Gbr.2 Algal Bloom (http://www.dailymail.co.uk/sciencetech/article-1207817/Coastal-wildlife-threatened-vast-seaweed-blooms-caused-hot-rainy-weather.html)

Meskipun sulfur termasuk nutrien minor , sulfur juga menjadi perhatian karena toksisitas  spesies belerang banyak ditularkan melalui air ke  manusia dan kehidupan air dan rasa tidak enak dan bau dari  senyawa sulfur dapat terpengaruh ke air. Masalah dengan spesies sulfur kebanyakan timbul pada air anaerobic , suatu kondisi yang menghubungkan sulfur  dengan nutrisi nitrogen dan fosfor, karena perairan anaerobik ditemukan algal bloom , eutrophication dan kadar DO rendah.

Daftar Pustaka

Eugene R. Weiner. Application of Environmental Aquatic Chemistry. A Practical Guide. Third edition. CRC Press

http://www.sciencedaily.com/articles/a/algal_bloom.htm

http://www.sciencedaily.com/articles/e/eutrophication.htm

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s