Nil dan Trace

Pernah baca hasil analisa laboratorium ? Selain angka ada juga hasil tertulis trace dan nil. Apa sich bedanya trace ama nil. Menurutku pendapatku trace itu ada angka atau nilai tapi dibawah deteksi alat yang digunakan. Sebagai contoh analisa kadar air di crude oil menggunakan ASTM D4006 biasanya menghasilkan nilai trace ( tergantung sampel juga sich terkadang ada juga angkanya kalau kadar airnya besar). Diatas 0,1 % masih bisa terbaca menurut alat ini. Kalau dibawah agak sulit. Sehingga hasilnya trace. Kalau mau lebih teliti menggunakan alat yang lebih bagus seperti Karl Fisher. Alat ini bisa baca sampai ppm. Biasanya sampel yang dianalisa adalah biodiesel , bioetanol, pelarut dll.

Bagaimana dengan nil ? Menurutku nil itu yang 0. Kalau di alat berarti tidak menghasilnya sinyal. Seperti analisa TAN dan SAN dengan ASTM D 664, nilai SAN kebanyakkan nil. Selama analisa macam2 sampel (selama jadi analis) tidak pernah mendapat sinyal. Sehingga nilainya nil. Kalau dispektroskopi artinya tidak menghasilkan absorban. Tapi hati2 juga bisa jadi kadar unsur di sampelnya sangat kecil alias dibawah deteksi limit alatnya. Itu bukan nil tapi trace  Tapi jangan dicantumkan trace kalau hasil buat sampel lingkungan. Tulis nilai deteksi limitnya.

Ada comment🙂

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s