Metode Analisis Titrimetrik

Reaksi yang terjadi pada analisis dengan metoda titrimetrik didasarkan pada reaksi kimia berikut

aA + tT –> produk

dimana a molekul analit A bereaksi dengan t molekul pereaksi T. Pereaksi T disebut titran ditambahkan melalui buret dan konsentrasinya diketahui. Larutan ini disebut larutan standar dan konsentrasinya diketahui dengan cara standardisasi.

Penambahan titran dilakukan sampai jumlah T secara kimia sama dengan yang telah ditambahkan kepada A hingga titik ekivalen dicapai. Untuk mengetahui titik ekivalen maka ditambahkan indikator yang akan berubah warnanya jika titran berlebih. Perubahan warna ini bisa saja terjadi persis pada titik ekivalen tetapi bisa juga tidak. Titik dalam titrasi dimana indikator berubah warna disebut titik akhir. Diharapkan titik akhir ini sedekat mungkin dengan titik ekivalen. Pemilihan indikator untuk membuat kedua titik sama (atau mengoreksi perbedaan di antara keduanya) adalah satu aspek yang penting dalam analisis titrimetrik

Daftar Pustaka

R.A. Day , JR. & A. L. Underwood. Analisis Kimia Kuantitatif. Edisi keenam. Penerbit Erlangga

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s