Dissolved Oxygen (DO)

Dissolved oxygen (DO) di air berasal dari oksigen (O2) yang ada di atmosfer. Kadar O2 diudara 20,95 % vol tetapi DO di air hanya dalam range mg/L akibat rendahnya kelarutan O2 di air. Beberapa organisme tidak dapat bertahan hidup bila kadar DO kurang dari 4 mg/L. Di aerob, DO disediakan dari aerasi sedangkan untuk aneorob DO berbahaya untuk bakteri sehingga harus dihilangkan.

Jumlah DO di air tergantung dari sifat fisik, kimia, faktor biokimia –aerasi, angin, kecepatan aliran air, alga, suhu, tekanan atmosfer, senyawa organik, kadar garam, bakteri, hewan dsb. DO yang tinggi di air tercemar sangat tergantung jumlah dan jenis polutan serta adanya bakteri. Hal ini penting untuk parameter kualitas  air.

Ada 2 cara untuk analisa DO yaitu

  1. Metode Iodometri atau metode winkler

Reaksi dari metode winkler

DO

Bahan kimia organik ikut teroksidasi juga bila digunakan metode 1 sehingga perlu diadakan modifikasi.

Modifikasi dari metode no 1 yaitu :

  • Azide modification –> efektif ntuk menghilangkan pengganggu dari nitrit
  • Permanganat Modification –> efektif ntuk menghilangkan pengganggu dari besi
  • Alum Flocculation Modification –> efektif bila TSS mengganggu
  • Cooper Sulfate-Sulfamic Acid Flocculation Method –> untuk  activated-sludge mixed liquor

2. Metode elektroda membran

Daftar Pustaka

  • Standard methods for the examination of water and wastewater 20th edition. 1998
  • Fundamental of Environmental Sampling and Analysis. Chunlong Zhang. A John Wiley & Sons, Inc., Publication. 2007

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s