Uji-T Two Tailed dan One Tailed

  • Contoh-contoh yang telah dibahas merupakan contoh-contoh uji-t two tailed, missal uji-t untuk membandingkan nilai-nilai hasil percobaan dengan suatu acuan.
  • Pada uji-t two tailed, analis tidak mempunyai perkiraan apakah perbedaan nilai percobaan dengan nilai acuan akan positif atau negatif. Dengan demikian uji-t yang dilakukan harus mencakup kedua kemungkinan tersebut
  • Kadangkala ada situasi dimana analis telah mempunyai perkiraan sebelumnya, misal : analis berharap dapat meningkatkan kecepatan reaksi dengan menambahkan katalis. Dalam kasus ini telah jlas bahwa sebelum percobaan dilakukan, analis hanya tertarik untuk menguji apakah ada peningkatan kecepatan reaksi dibandingkan sebelum ditambah. Jenis uji seperti ini dinamakan uji-t one tailed.
  • Uji-t one tailed mempunyai nilai kritis yang berbeda dari two tailed, yang dapat dicari pada tabel.
  • Rumus-rumus yang berlaku pada two tailed juga berlaku pada one tailed, yang berbeda adalah hipotesisnya dan nilai kritis acuannya.

Daftar Pustaka

Modul “Kursus Pengolahan Data Hasil Validasi Metode Analisis Kimia” Bandung 19 – 23 Juni 2006 RCChem Learning Centre

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s