“Hujan Asam”

Contoh reaksi asam basa dilingkungan adalah hujan asam . CO2 terlarut menjadi sebab kebanyakan hujan menjadi lebih asam:

CO2

“Hujan asam” adalah sebuah istilah luas mengacu pada campuran endapan basah dan kering dari atmosfer yang mengandung jumlah yang lebih tinggi dari biasanya asam nitrat (HNO3) dan asam sulfat (H2SO4). Prekursor, atau kimia pelopor, hasil pembentukan hujan asam dari kedua sumber alam, seperti gunung berapi dan vegetasi yang membusuk, dan sumber buatan manusia, terutama emisi sulfur dioksida (SO2) dan oksida nitrogen (NOx) yang dihasilkan dari pembakaran bahan bakar fosil.

origins

Proses pembentukan asam sulfat mengalami beberapa langkah. Berawal dari kontaminan terlepas dari cerobong yang didominasi SO2 ketika element sulfur teroksidasi :

SO2-1 

SO2 kemudian teroksidasi menjadi SO3:

SO2-2

SO3 kemudian bereaksi dengan air di atmosfer (pada partikel uap air dan awan ) untuk membentuk asam sulfat:

SO2-3 

Hasil akhirnya menyebabkan keasaman hujan meningkat, yang berpengaruh dengan kehidupan air, bahan logam dan karbonat (meliputi patung dan bangunan).

CaCO3

 

Di dekat sumber, pH air hujan dapat ditemukan kurang dari 3 ( 10000 kali lebih asam dibandingkan netral).

Daftar Pustaka

  1. Daniel Vallero “Fundamental of Air Pollution Fourth Edition”  .2008. Elsevier Inc
  2. http://www.epa.gov/acidrain
  3. www.wikipedia.com
About these ads

One thought on ““Hujan Asam”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s